" /> " /> " />

Selasa, 30 Desember 2014

Kehidupan





Aku merasa ada sesuatu yang hilang, tanpa menemukan apapun. Seperti kosong, tapi terisi dan begitu penuh. Terasa sunyi senyap di dalam keramaian, yang terus menari-nari disekitarku.

Entah apakah hanya perasaanku saja, atau diriku yang tertutup benteng baja. Seribu pisau, panah api, dan senapan siap menghadang siapapun yang mencoba mendekat.

Suatu senja yang mengundang banyak tanya, karena pagi yang sudah terlawatkan dan malam yang akan datang. Sinarnya yang begitu indah, perpaduan antara cahaya kelelahan, kesedihan, tangis dan tawa yang perpadu menjadi satu disebuah warna orange yang indah serta cermelang.

Aku tak tau apakah masih sama atau tidak. Antara kemarin, hari ini, dan esok. Suasana serta perasaan, hampir berubah sama seperti orang yang selalu ku kenal. Karena semua akan berubah, bahkan sepersekian detik.

Kehidupan selalu akan berjalan, sesuai dan tidaknya dengan kemauan dirimu. Ia akan meninggalkan mu jika kau terlalu lambat, dan ia tidak akan bisa mengikuti dirimu jika kau terlalu cepat. Kau harus berjalan seiring dengannya, bersama dalam menghadapi kehidupan.

Senin, 29 Desember 2014

Keponakan Nginep Di Rumah





Gue ini tipe orang yang gak suka anak anak kecil, sebenernya sih bukan cuma anak kecil doank, tapi sama semua orang, lebih tepatnya lagi gak suka bersosialisasi hahaha. Tapi ada satu hal yang buat gue amat sangat bingung, yaitu entah kenapa anak kecil tuh suka sama gue.


Setiap dimana ada anak kecil mereka pasti bakal suka dan deket sama gue. Bahkan pernah suatu waktu pas lagi jalan-jalan sendirian ke kebun binatang, ada anak kecil yang tiba-tiba nyamperin dan nganggep gue mamahnya, eh terus bapaknya dateng ngambil dia, padahal bentar lagi mau gue culik tuh anak bocah :D

Nah kenapa bisa begitu?
Entahlah.. Mungkin gue ini bau emak-emak kampung atau hati gue bersih dan suci makanya anak kecil suka sama gue (PD gila).


Tapi gue punya trik khusus kalo ada anak kecil yang mendekat atau keponakan yang dititipin ke gue. Yaitu caranya dengan kasih mereka makanan. Trik ini gue dapetin waktu gue masih anak-anak dan dititipin ke sepupuh gue, dia selalu nyediain berbagai macam cemilan. Mulai dari chiki, permen, coklat dan lain-lain, satu kantong kresek tuh penuh.

Dulu waktu gue dititipin ke sepupuh gue itu, kemana-mana pasti selalu di ajak. Mulai dari nemenin dia main basket, main ke rumah temennya, bahkan sampe jalan-jalan pasti selalu diajak ikut. Nah gue itu selalu dibekelin kantong plastik yang semua isinya camilan. Parah bener sepupuh gue itu, dia kira gue ini tukang makan apa, tapi emang bener sih, jadi malu eyke cyiin..

Terus karena kemana-mana bawa kantong plastik dan makan terus, temen-temennya dia pada nanya. "Endang keponakan lu bawa makanan se'kantong kresek gitu, terus makan terus lagi, gak apa-apa tuh dia?", nah dengan enaknya dia jawab "Haha sengaja, biar dia diem kalo di kasih makanan, anak kecil kan emang begitu"

Nah dari situ gue tau, bahwa teori ngasih makanan ke anak kecil itu dapet membuat anak kecil tenang dan senang, dan itu telah terbukti pada gue, juga pada anak-anak yang gue perlakukan begitu, Tugas gue dititipin keponakan jadi mudah dan gampang.


Eh ada satu lagi nih, kasih dia hiburan. Dulu waktu gue dititipin, sering banget sama sepupuh disetelin kartun, film atau drama jepang, dan mungkin itu adalah salah satu hal yang membuat gue suka sama jepang sejak dari kecil. Kalau sekarang sih, kalo ada keponakan yang nginep di rumah, gue pinjemin aja iPad dan biarkan saja dia menonton kartun yang ada di youtube dan main game.

Untuk anak yang aktif, ajak aja mereka ke taman di deket rumah lu. Mereka pasti suka, disamping itu juga hemat biaya, dan hemat waktu diperjalanan. Itu udah gue coba dan buktikan.

Intinya ya, kalo ada anak kecil yang nginep dirumah lu dan tapi lu bukan tipe orang yang suka bergaul, kasih aja dia camilan dan iPad. Tugas anda menjadi lebih mudah hahaha. Cara itu juga mungkin bisa dipakai kepada orang dewasa, dan kesendirian anda tidak terganggu ^^V

Kamis, 18 Desember 2014

Direktur Berdasarkan Golongan Darah





Direktur Bergolongan Darah O

Direktur bergolongan darah O yang paling banyak menempati posisi di zaman pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu memperlihatkan kekuatan dalam bisnisnya dengan realitas dan juga orientasinya pada target. Dalam bidang hukum komersial (commercial law) juga sangat aktif dan berani. Caranya berbisnis yang memiliki hubungan kuat dengan politik juga sangat menonjol sehingga lama kelamaan enterpreneur bergolongan darah O yang pindah haluan menjadi politikus tidak sedikit. Organisasi dari perusahaan juga memiliki ciri piramida yang kepemimpinannya di tangan satu orang. Ada kecenderungan untuk membuat sistem memberi perintah yang lihai.

Direktur Bergolongan Darah A

Dengan terus-menerus dan tekun mengembangkan konsumen, inilah teknik bisnis direktur bergolongan darah A. Dia memiliki cara dengan mengembangkan jaringan penjualannya. Apa yang sering disebut Matsushita Commercial Law, ini bisa disebut cara berbisnis orang bergolongan darah A. Dalam sisi manajemen ekonomi, pebisnis bergolongan darah A juga paling memiliki suatu kesadaran untuk menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat. Pengarahannya kepada bawahannya juga sangat terpelihara baik. Dalam prinsip bisnisnya, mereka mengadopsi prinsip kepemimpinan manusia dan filosofi hidup.

Direktur Bergolongan Darah B

Manajemen perusahaan direktur bergolongan darah B itu berakhir dalam Idea Commercial Law. Daripada mengatur organisasi, kebanyakan bentuknya lebih ke arah direkturnya mengambil kepemimpinan, direkturnya sendiri yang menjadi contoh. Namun sebaliknya, ada kecenderungan bahwa dia jadi malah mengabaikan untuk mengatur bisnisnya sehingga mereka menginginkan seorang asisten yang baik. terlebih lagi, yang menerik perhatian direktur bergolongan darah B adalah daripada mendapatkan posisi dengan kekuatannya sendiri, mereka akan berbaik hati dengan direktur yang sebelumnya atau senior yang memiliki otoritas yang spesifik dan maminta dukungannya untuk bisa mendapatkan jabatan direktur. Banyak sekali terjadi kasus yang seperti ini. Terhadap pekerjaan yang bersifat individual, dengan sikap positif orang bergolongan darah B akan sangat mencurahkan segenap yang ada bagi pekerjaan tersebut, tapi secara tidak disangka-sangka mereka tidak akan mengatur hidupnya sendiri dengan penuh kesadaran.

Direktur Bergolongan Darah AB

Apabila direktur bergolongan darah O memiliki prinsip seperti garis, maka bisa dibilang direktur bergolongan darah AB ini mengatur keharmonisan dengan mengumpulkannya. Dari pendapat-pendapat tersebut dia akan mengambil pendapat yang paling aman dan tepat. Terbalik dengan bisnis di bawah kepemimpinan satu orang, bisa dibilang cara mereka ini lebih demokratis. Hanya saja, apabila pebisnis bergolongan darah AB itu malah memiliki suatu limit pada keinginan untuk perkembangan bisnisnya. Apabila sudah mencapai suatu level tertentu dalam bisnisnya, dia akan merasa puas di situ. Kemudian banyak yang malah terjun ke dalam aktivitas yang berkaitan dengan hobi yang bersifat pribadi. Ini bisa dikatakan kehidupan yang lain dalam diri seseorang. Namun bagi sebagian orang jadi merasakan adanya ketidakpuasan. Mereka sangat cocok untuk suatu posisi di mana perusahaan besar telah memasuki suatu tahap pertumbuhan yang stabil. Namun, mungkin ada suatu kekuatan yang kurang bagi perusahaan yang masih dalam tahap pertumbuhan, dimana diharapkan adanya momentum untuk melakukan penyerangan maupun melepaskan diri dari suatu resesi.

Selasa, 02 Desember 2014

Karakter Orang Bergolongan Darah AB




Kita liat yuk karakter orang yang bergolongan darah ini :

  • Sangat rasional, mendambakan kehidupan di mana dia bisa berguna bagi masyarakat.
  • Cara melihat sesuatu sangat objektif, bersikap kritis, unggul dalam hal analisis, cocok sebagai komentator.
  • Tidak terlalu 'ngoyo' dalam hidup, bersikap biasa saja terhadap keinginannya.
  • Pecinta kedamaian, paling tidak suka terlibat pertikaian individual.
  • Kelompok orang bijak yang membenci orang munafik dan juga orang bermuka dua.
  • Karena memiliki keinginan kuat untuk bisa memiliki melayani, mereka mengharapkan untuk bisa memiliki peran serta di masyarakat.
  • Hidup rukun dengan sekitar, bisa bersosialisasi dengan baik.
  • Bersikap adil dengan pasangan, memperlakukan dengan lembut, senantiasa memberikan sedikit jarak.
  • Tidak bisa berkata tidak pada saat diminta tolong sesuatu oleh orang lain.
  • Ada kebiasaan berimajinasi, memiliki hobi yang bersifat fantasi (seperti negeri dongeng).


Karakter Orang Bergolongan Darah O




Kita liat yuk karakter orang yang bergolongan darah ini :

  • Dengan kepribadiannya, dia memiliki ekspresi diri yang berlebihan.
  • Kalau dia sudah menentukan sebuah sasaran, dia akan bergerak maju ke arahnya.
  • Orientasi yang kuat terhadap otoritas.
  • Orangnya terbuka dan ceria, memiliki cara berfikir logis yang sangat jelas, sedikit straight to the point, kadang-kadang bersikap sederhana.
  • Memiliki dua sisi, yaitu berfikir berdasarkan realita dan romantis.
  • Keinginan yang kuat untuk bebas, sangat bersemangat dalam kehidupan.
  • Emosinya bersifat stabil, sederhana sehingga apa yang telah terjadi tidak pernah meninggalkan efek yang lama.
  • Menunjang tinggi norma-norma kehidupan.
  • Mengharapkan untuk dapat memiliki hubungan berdasarkan kepercayaan yang kuat.
  • Terhadap teman-teman yang baru, mereka biasanya sangat peduli/ perhatian, benar-benar baik hati.
  • Terhadap orang yang tidak dikenal maupun orang-orang selain teman-temannya, mereka sangat berhati-hati.
  • Sangat suka mengajar/ memberitahu orang lain, tapi apabila mereka yang diberi tahu/ diajar, mereka tidak suka.

Senin, 01 Desember 2014

Karakter Golongan Darah





Orang Bergolongan Darah A
  • Mereka selalu memberikan perhatian detail kepada lingkungan sekitar, masyarakat, maupun orang-orang disekitarnya.
  • Sensitifnya orang bergolongan darah A itu mudah dilihat oleh orang lain.
  • Orang bergolongan darah ini sangat melekat dengan kekonsistenannya terhadap prinsip perfeksionis dan perbedaan hitam putih secara jelas.
  • Pemimpin bergolongan darah A senantiasa peduli akan pergerakan serta posisi musuh, jumlah kekuatan tentara.

Orang Bergolongan Darah B
  • Orang bergolongan darah B lebih sensitif dibandingkan golongan darah A
  • Hanya pada orang bergolongan darah B yang benar-benar tidak peduli dengan tren yang ada disekitarnya, mereka terlihat tidak sensitif.
  • Orang bergolongan darah B apabila dia sudah membara dengan apa yang menarik hatinya, dia akan menunjukka sikap bahwa dia terjun dan tenggelam didalam hal tersebut dengan sangat melekat didalamnya.
  • Golongan darah ini sering disebut moody/ temperamental. Sekalipun mereka bisa menenangkan perasaannya, seperti rasa gugup/ gelisah, marah ataupun sedih, sebenarnya sebagian besar dari mereka merasa sakit.
  • Pemimpin bergolongan darah B punya daya juang, peduli akan susunan tentara sekutu dan juga keadaan senjata.

Orang Bergolongan Darah AB
  • Orang bergolongan darah ini sangat simpel dalam pengejaran keinginannya.
  • Orang bergolongan darah AB memiliki 2 buah sisi, yaitu sisi perasaan stabil dan sisi tidak stabil. Semuanya itu, bisa juga dibilang apakah jadi sensitif atau tidak, tapi apabila dikatakan orang itu memiliki karakter sensitif, itu merupakan sebuah pernyataan yang tidak ada artinya.
  • Golongan darah ini hanya sayang kepada apa yang menjadi hobinya.

Orang Bergolongan Darah O
  • Apabila mereka merasa stabil dengan hubungan antarmanusia, dan juga hubungan dengan kelompoknya, mereka akan menunjukkan sikap besar hati yang sangat luar biasa.
  • Orang bergolongan darah ini apabila sudah menetapkan sasarannya, dia punya rasa sayang yang sangat kuat.
  • Mereka bersikap simpel dimana sisi emosinya itu tidak dipengaruhi untuk jangka waktu yang lama.


Senin, 24 November 2014

Kata Mutiara Film Ketika Tuhan Jatuh Cinta





  • Tidakkah kau renungkan bahwa segala cobaan dan masalah yang terjadi dalam hidup hingga memaksa kita untuk meneteskan air mata adalah suatu pertanda. (Fikri)


  • Aku menjadi sebait puisi yang kesepian. Semakin ku coba bernyanyi, kian sesak hatiku. Sabdah-sabdah cintaku, kini serasa tak bermakna lagi. Adalah ketika yang kusanjung tak memiliki arti bahasa hati. (Leni)


  • Langit masih biru, sejak pertama kali diciptakan sampai sekarang. Embun pun masih terang dan sejuk setiap kali hadir di dedaunan yang selalu merindunya tanpa henti.. Namamu pun rupanya tak mau kalah, masih tetap tersimpan di hati ini sejak waktu mempertemukan.

    Akhirnya sampai pada sebuah kesimpulan. Ruhku bertasbih pada Tuhan semesta alam.. Isyarat cinta kepada-Nya dan kepadamu. (Ahmad Hizalul Fikri)


  • Hari berganti, waktu pun berlalu.
    Tak mau memahami.
    Kisah yang telah kau berikan padaku.
    Kini ku bingkai indah.
    Tak mau ku hapus.
    Walau dengan kehadiran pangeran lain.
    (Leni)


  • Nikah kalau gak ada restu dari orangtua juga gak barokah. (Fikri)


  • Berkali-kali sudah ku dapati, bahwa rasa begitu menikamku. Memendam ini sangat menyakitkan untukku. Melihatmu aku mampu untuk tersenyum, disaat bersamaan aku mampu untuk terbaring, hening, diam. Luka ini begitu dalam hingga pasir pun tak dapat berkata apapun hingga tangan tak mampu bergerak. Lupa aku apa itu artinya cinta. (Fikri)


  • Saat ibu merangkul anaknya itu dapat di analogikan seperti ketika Tuhan sedang jatuh cinta kepada kita. (Fikri)


Sabtu, 15 November 2014

Kata Mutiara Anime Shigatsu wa Kimi no Uso





Episode 1
  • Jangan terlalu baik jadi cowok. Karena cowok yang terlalu baik biasanya selalu kalah di akhir-akhir. (Watari)


  • Kalau kita lagi jatuh cinta, dunia jadi kelihatan lebih berwarna. (Tsubaki)


  • Saat aku bertemu dengannya, hidupku jadi berubah. Semua yang kulihat, semua yang kudengar, juga semua yang kurasakan. Semua yang ada di sekelilingku mendadak jadi penuh warna. Dunia jadi serasa berkilau dengan indah. (Miwa)



Episode 2
  • Cewek yang kausukai juga pasti punya cowok idamannya, entah siapa. Karena dia lagi jatuh cinta, dia jadi kelihatan indah di matamu. Makanya orang yang lagi jatuh cinta bisa jadi sangat irasional. (Watari)
  • Mustahil atau tidaknya, biar cewek itu yang memutuskan. (Watari)



Episode 3
  • Meski kau sedih, babak belur, ataupun jatuh ke titik terdalam, kau harus tetap bermain! Seperti itulah orang-orang seperti kita bertahan. (Kaori)


  • Kau itu bukannya tidak bisa bermain, kau hanya tidak ingin bermain. "Aku tidak bisa mendengar suara piano.." Kau mengatakan itu hanya untuk melarikan diri. (Kaori)


  • Kita mungkin takkan bisa bermain bagus. Tapi selama aku punya kesempatan untuk bermain, dan ada penonton yang mendengarkan. Aku akan bermain dengan seluruh kemampuan yang kupunya. Supaya orang yang mendengarkanku, takkan pernah melupakanku. Supaya aku bisa terus hidup di dalam hatinya. Itulah alasanku bermain. Soalnya, aku adalah pemusik! (Kaori)



Episode 4
  • Lihat ke atas, lihat ke arahku. Kamu ini selalu melihat ke bawah. Makanya kamu terjebak dalam kerangkeng partitur musik. (Kaori)


  • Simbol kebebasan itu musik. (Kaori)


  • Mungkin di hadapanmu cuma ada jalan yang kelam. Tapi kamu harus tetap yakin dan melangkah maju. Percayalah kalau bintang-bintang akan menerangi jalanmu, walaupun cuma sekilas. (Kaori)


  • Piano ini ibarat bagian dirimu. Kalau disentuh dengan lembut, dia akan tersenyum. Tapi kalau ditekan dengan keras, dia akan marah. Anggap saja kamu seperti lagi mengusap kepala bayi. (Kousei Okaasan)



Episode 5
  • Piano itu bagian darimu. Tapi di saat itu, tidak salah lagi, piano itu segalanya bagimu. Tapi kau mencoba membuangnya secara paksa. Seperti mencoba melepas anggota badanmu, karena itulah kau merasa sangat kesakitan. Wajahmu menunjukkan rasa penderitaan yang amat dalam. Kau pikir kau bisa melupakannya? Tidak, kau takkan pernah bisa! Karena kau seorang pemusik. (Kaori)


  • Mungkin kau akan gagal. Mungkin juga mereka akan menolakmu. Meskipun begitu, kau harus tetap menggeritkan gigimu dan berdiri tegak di atas panggung. (Kaori)



Episode 6
  • Dibutuhkan keberanian untuk berlayar dilautan yang tak dikenal! (Kaori or Snoopy)


  • Yang terpenting adalah bayangmu! Sebelum jarimu menekan tuts-nya, kau harus tentukan di dalam pikiranmu apa yang ingin kau mainkan. Kau harus tentukan di dalam pikiranmu apa yang ingin kau mainkan dan untuk apa kau bermain piano. Untuk dirimu sendiri atau untuk orang lain? Kau mau memainkan bagian ini seperti apa? Dirimu yang sebenarnya ingin memainkan Chopin seperti apa? (Kaori)


  • Menerima tantangan dan menciptakan sesuatu itu menyakitkan. Tapi itu memuaskan, jadi terima kasih. (Kousei)


  • Musik melampaui kata-kata. Dengan bertukar not, bisa saling mengenal, dan saling mengerti. Rasanya seperti jiwamu terhubung dan hatimu saling tumpang tindih. Itu adalah pembicaraan melalui instrument. Keajaiban yang menciptakan harmony. Di saat itulah, musik melampaui kata-kata. (Kaori)



Episode 7
  • Apa pun yang kau lakukan ataupun kau berubah, itu tidaklah penting. Lagipula, kau tetaplah kau. (Kaori)


  • Kita bukanlah Chopin. Cukup bermainlah dengan tulus dan berikan permainan terbaikmu. (Kaori)


  • Saat kau putus asa, sandarkanlah kepalamu di tanganmu. Aku senang saat kemampuanku ini berguna. (Kaori)


  • Semua orang takut untuk berdiri di atas panggung. Mungkin kau akan gagal. Mungkin juga mereka akan menolakmu. Meski begitu, kau harus tetap menggeritkan gigimu dan berdiri tegak di atas panggung. (Kaori)



Episode 8
  • Saingan bisa membuatmu berkembang lebih cepat daripada diajari oleh seseorang. (Takayanagi)


  • Wanita adalah makhluk yang siap tempur. (Ochiai)


  • Memang benar permainan Emi itu tak menentu. Seperti badai di lautan, gelombang perasaannya yang mengombang-ambing. Jika gelombangnya mencapai puncaknya takkan mengejutkan. (Ochiai)



Episode 9
  • Komposisi yang manapun bukan masalah. Yang penting dia ikut concours lagi. Dengan berada di ruangan ini, dia pasti akan merasakan rangsangannya. Bohong kalau dia tidak bergairah. Pianis yang lain tidak akan membiarkannya diam saja. Mereka tidak akan membiarkannya berhenti. Soalnya Arima-kun juga sesama musisi. (Kaori)


  • Aku akan jadi juara pertama lagi supaya ibu bisa cepat sembuh. (Kousei)


  • Tidak kusangka.. Musik bisa berwarna seindah ini, bahkan seolah punya aromanya sendiri. (Kousei)



Episode 10
  • Menjadi Superstar memang banyak rintangannya. Rintangan itu akan membuatmu tahu apakah kau layak atau tidak. (Watari)


  • Nomor entrimu Kochel nomor 265, Mozart. Twinkle, Twinkle, Little Star. Bintang akan bersinar di atas kepalamu. (Kaori)



Episode 11
  • Perasaan yang kau sembunyikan, serta dirimu yang tidak kau ketahui. Piano akan mengeluarkan semua perasaanmu. (Seto Hiroko)


  • Mozart bilang, "Mulailah perjalananmu". Tak ada yang tahu kedepannya nanti akan seperti apa. Tapi aku sudah mengambil satu langkah maju. Tapi kita masih baru memulai perjalanan kita. Aku sama sepertimu, seorang pemusik. Karena itulah, aku melangkah maju. (Kousei)


  • Hidupnya sangat singkat dan lemah, tapi dia bersinar dengan terang. Dag dig dug, seperti jantung yang berdetak. Ini adalah cahaya kehidupan. (Kaori)


  • Aku akan melakukan perjalanan. Tepuk tangan yang banyak. Mengejar saat-saat di mana musikku mencapai mereka. Mengejar pemandangan yang kulihat dari pungungmu. Suatu hari nanti, pasti aku akan berjalan di sisimu. Tapi sampai saat itu tiba.. (Kousei)
  • Aku tak bisa selalu berada di sisimu untuk membantumu. (Kaori)



Episode 12
  • Tidak ada ibu di dunia ini yang benci sama anaknya sendiri. Waktu itu kamu mulai tumbuh mandiri, baik sebagai manusia maupun sebagai pianis. Saki pasti merasa bahagia waktu itu. (Seto Hiroko)


  • Kalau kamu tidak bisa dengar suara pianomu, berarti kamu tidak terpaku hanya pada suara yang kedengaran saja. Kamu hanya membayangkan suaranya sendiri. Suara yang lahir dari lubuk hatimu yang paling dalam. Secara tidak sadar, suara itu muncul dan naik di kepalamu. Suara yang kamu bayangkan, serta pemandangan yang ada di bayanganmu. (Seto Hiroko)
  • Pejamkan matamu, tutup telingamu, mainkan apa yang kamu rasakan saat ini. Kamu punya kemampuan untuk melakukan itu. Kamu punya kemampuan untuk mewujudkan suara yang kamu bayangkan di dalam hatimu. (Seto Hiroko)


  • Di dasar laut yang gelap pun, cahaya masih bisa masuk. (Kousei)




Episode 13
  • Ada kesenangan cinta dan kesedihan cinta, tapi kenapa kau selalu memainkan kesedihan cinta? Itu agar kamu terbiasa dengan kesedihan. (Kousei and Okaasan)


  • Melalui musik, orang-orang yang kau kenal, orang-orang yang tidak kau kenal, seluruh manusia di bumi, saling terhubung. (Seto Hiroko)



Episode 14
  • Ada jarak yang memisahkan jutaan tahun cahaya antara "Suka" dan "Tidak Suka". (Kashiwagi)
  • Kau harus jujur pada dirimu sendiri dan mengakuinya, atau akan ada seseorang yang terluka. (Kashiwagi)



Episode 15
  • Kau terlalu takut untuk mengakuinya. (Kashiwagi)


  • Waktu terus berjalan. Watari juga, Kousei pun juga. Meski mereka takut, terluka, meski mereka tak bisa melihat ke depan, mereka masih mencari sesuatu. Mereka mengambil langkah demi langkah untuk mengumpulkan keberanian, mereka saling menginspirasi, saling mendukung, lalu mereka mencoba untuk maju. Hanya aku yang tak mengambil langkah. Hanya aku yang waktunya berhenti. (Tsubaki)


  • Datang dan pergi, aku selalu saja mencari alasan. (Kousei)


  • Kau seperti kucing. Saat aku mendekatimu, kau berbalik arah dan pergi menjauh. Saat aku terluka, kau mendekat dan ingin berbagi ras sakitnya. (Kousei)



Episode 16
  • Tak bermain sesuai dengan arahan partiturnya hanyalah keegoisan manusia yang sudah menyerah. (Aizato Nagi)


  • Partitur bukan Tuhan, tidak sempurna juga. Itu hanyalah perasaan kuat yang diciptakan manusia. Karena itulah, kita terkekang olehnya. (Kousei)


  • Aku harap waktu berhenti saja, ini hari yang indah. (Kaori)


  • Lebih memilih persahabatan dari pada cinta adalah alasan yang klise. (Aizato Nagi)



Episode 17
  • Menemukan sisi-sisi diriku yang tak pernah kutahu. Menghadapi sisi-sisi diriku yang tak pernah kutahu. Aku yakin itu yang namanya jatuh cinta. (Tsubaki)


  • Bermain untuk seseorang, itu jauh lebih berharga. (Kousei)
  • Saat kau membagi suara itu ke orang-orang, saat suaramu itu mencapai orang-orang, saat hatimu bersatu, kurasa musik melampaui kata-kata. (Kousei)


  • Wanita itu orang yang realistis. Kami tidak percaya hanya pada kata-kata. (Nagi)


  • Pria itu harus berani mengambil tindakan! (Watari)


  • Aku menjadi pianis karena saat melakukannya ada saat di mana rasa takutmu hilang. Khawatir, berteriak, menderita, berjuang untuk beberapa bulan lamanya, ada saat di mana kau mendapatkan hadiah dari semua hal itu. Kita terikat dengan saat-saat itu karena kita adalah makhluk hidup. (Seto Hiroko)
  • Kau takut berada di atas panggung karena kau sudah berlatih sangat keras. Kau serahkan tubuh dan jiwamu ke piano karena itulah kau takut menunjukan dirimu. (Seto Hiroko)


  • Bermainlah dengan tulus, serahkan hidupmu dengan mengeluarkan seluruh kemampuanmu. (Kousei)



Episode 19
  • Meskipun ini hanya sia-sia dan tak berarti, Aku akan berjuang, berjuang dan berjuang lebih keras lagi! (Kaori)


  • Jika saya terus berkubang dalam keputusasaan dan menyerah, saya takkan bisa melihat wajah orang tua sayang yang sudah melahirkan dan membesarkanku. (Kaori)


  • Aku akan berjuang. Meskipun aku tidak tahu bagaimana hasilnya, tapi aku akan berjuang sekeras mungkin. (Kousei)


  • Kita ini musisi, jadi ayo kita bicarakan saja melalui musik. (Aiza)


  • Bukan hanya dari teman kau mendapat dukungan. Dari musuh, kau bisa mendapat dan mempelajari banyak hal. Dengan mengetahui keberadaan mereka akan membuatmu menghadapi kesepian. Mereka yang berkompetisi, meskipun musuh, dia akan membantu. (Seto Hiroko)



Episode 20
  • Jika kau serius, kau bisa melakukannya. (Tsubaki)


  • Kau tidak punya pilihan selain mencintaiku! (Tsubaki)


  • Aku mengabil satu langkah! Aku membuatnya untuk melihatku seperti wanita! Aku sudah banyak menderita. Jadi kau juga harus menderita! Menderita, menderitalah, dan terus pikirkanlah aku! Akhirnya dimulai, waktuku mulai bergerak. (Tsubaki)


  • Hujan di musim dingin rasanya enak. Seperti rasa dari jus lemon. (Tsubaki)


  • Membingungkan.. Wanita itu membingungkan. (Kousei)
    ~Emang bener sih haha


  • Hanya dengan melihat langit yang sama denganmu, membuat pemandangan yang biasa terlihat berbeda. (Kousei)



Episode 21
  • Aku akan berjuang sekeras mungkin. Berjuang, berjuang, berjuang, seperti tak ada hari esok. (Kaori)
  • Alasan kenapa aku mulai berjuang, alasan kenapa aku begitu ingin hidup.. itu semua salahmu. Kau membuatku terikat dengan waktu yang kuhabiskan bersamamu. (Kaori)


  • Kita semua butuh seseorang untuk melakukan ciuman selamat tinggal pada kita. (Kaori)


  • Semua orang melihatku. Alasanku berada di sini sekarang itu karena ada mereka. (Kousei)
  • Orang-orang yang sudah menjadi bagian hidupku. Orang-orang yang sudah membuat hidupku sempurna. Aku tak boleh mengecewakan mereka. (Kousei)


  • Bermainlah. Bermainlah. Karena begitulah aku akan menjalani kehidupanku. Karena aku adalah seorang pianis. Karena aku adalah pemusik! (Kousei)



Episode 22
  • Dari saat kita bertemu orang lain. kita tidak sendirian lagi. (Kousei)


  • Untuk Arima Kousei-sama.
    Rasanya aneh sekali menulis surat untuk seseorang yang baru saja bersamaku. Kau orang yang jahat. Sampah, lambat, bodoh. Aku pertama kali bertemu denganmu saat berumur lima tahun. Itu saat di pertunjukkan piano sekolah. Anak laki-laki gerogi yang membuat penonton tertawa karena menjatuhkan kursi pianonya. Dia duduk di depan piano yang lebih besar darinya, tapi saat dia memainkan not pertamanya aku langsung terpukau mendengarnya. Suara seperti palet 24 warna. Melody-nya seperti berdansa. Aku sangat terkejut saat anak perempuan yang duduk disampingku menangis kencang. Meskipun begitu, kau berhenti bermain piano. Padahal kau sudah mempengaruhi hidupku. Kau jahat sekali. Jahat! Lambat! Bodoh!! Saat aku tahu kita satu SMP, aku sangat senang. Bagaimana caranya agar aku bisa bicara denganmu? Apakah aku beli roti isi saja setiap hari? Tapi pada akhirnya, yang bisa kulakukan hanyalah memandangimu dari kejahuan. Soalnya, semua orang terlihat dekat sekali dengamu. Tak ada ruang sedikitpun untukku masuk. Saat aku kecil aku pernah dioperasi lalu sering dirawat di rumah sakit. Setelah aku jatuh pingsan saat kelas 1 SMP aku jadi lebih sering keluar masuk rumah sakit. Dan aku pun dirawat jadi semakin lebih lama. Aku jadi banyak bolos sekolah. Aku tahu kalau kondisi tubuhku tidak begitu baik. Suatu malam aku melihat Ibu dan Ayahku menangis di ruang tunggu rumah sakit, aku sadar kalau waktuku tak banyak lagi. Saat itulah aku mulai berlari. Aku mulai melakukan apa pun yang kumau, supaya aku tak terbawa penyesalan ke surga. Aku tak takut lagi untuk memakai lensa kontak. Memakan banyak kue yang sebelumnya tak bisa kulakukan karena khawatir dengan berat badanku. Partitur musik yang selama ini selalu mengaturku sekarang aku memainkannya dengan caraku sendiri. Lalu aku mengucapkan satu kebohongan. Kalau Miyazono Kaori menyukai Watari Ryota-kun. Itulah kebohonganku. Kebohongan itu membawanya ke depanku. Arima Kousei-kun. Itu membawamu padaku. Sampaikan permintaan maafku pada Watari-kun. Ya, tapi aku yakin Watari-kun sudah melupakanku sekarang. Sebagai teman, dia menyenangkan, tapi sepertinya, aku lebih menyukai orang yang setia. Dan juga sampaikan permintaan maafku pada Tsubaki-chan. Aku hanyalah seseorang yang kebetulan lewat dan akan langsung menghilang. Aku tak ingin meninggalkan kesan yang aneh, jadi aku tak bisa memintanya pada Tsubaki-chan. Atau, meskipun aku secara langsung memintanya "tolong kenalkan aku pada Arima-kun" aku yakin Tsubaki-chan takkan menerimanya. Lagipula Tsubaki-chan sangat menyukaimu. Semua orang tahu itu, yang tidak mengetahuinya hanya kau dan Tsubaki-chan. Kebohongan licik yang membawamu padaku tak pernah kubayangkan sebelumnya. Kau jauh lebih suram dan murung dari yang kuduga, kau juga keras kepala, tak kenal lelah dan tukang intip. Suaramu jauh lebih pelan dari yang kuduga, dan kau jauh lebih jantan dari yang kuduga. Namun sesuai dugaanku kau pria yang baik. Saat kita melompat ke sungai, airnya sangat sejuk dan menyegarkan ya? Bulan yang mengintip ke ruang musik seperti roti manju yang enak. Saat kita balapan dengan kereta, aku sangat yakin kita bisa menang. Saat kita berdua bernyayi Twinkle, Twinkle, Little Star rasanya menyenagkan sekali ya? Pasti ada sesuatu di sekolah saat malam hari, iya kan? Salju yang turun terlihat seperti kelopak bunga sakura, kan? Aku adalah musisi namun terpengaruh oleh segala sesuatu dari luar panggung, aku ini orangnya aneh ya? Saat-saat yang tak terlupakan untukku hanyalah hal-hal kecl, itu aneh bukan? Bagaimana denganmu? Apakah aku berhasil masuk ke dalam hati seseorang? Apakah aku berhasil masuk ke dalam hatimu? Meski hanya sedikit, apa kau akan mengingatku? Jangan menekan tombol reset-nya ya! Jangan melupakanku, ya? Janji loh ya? Sudah kuduga, syukurlah itu kau. Apa aku mencapaimu? Kuharap ini mencapaimu. Arima Kousei-kun Aku mencintaimu. Maaf aku tak menghabiskan Canales-nya. Maaf aku sudah banyak memukulmu. Maaf aku sudah egois. Tolong banyak maafin aku ya. Terima kasih.



  • Jangan berpikir kalau kau sendirian. Aku akan terus bersama denganmu sebagai malaikat pelindungmu! (Tsubaki)